Senin, November 28

4 Hal Mengenal Perayaan Hallowen

Mengenal Perayaan Hallowen – Halloween selalu dirayakan setiap tanggal 31 Oktober. Pada perayaan Halloween identik dengan dandanan kostum horor dan tradisi berkunjung dari satu rumah ke rumah lainnya yang merujuk pada istilah “trick or treat”. Perayaan ini biasanya diikuti oleh semua kalangan usia.

Halloween sudah mempunyai tempat khusus dalam budaya di seluruh dunia. Lantas bagaimana asal usul perayaan Halloween?

Sejarah Halloween

Pernahkah kamu terbesit memikirkan soal bagaimana sejarah Halloween sampai akhirnya bisa diperingati oleh banyak orang di seluruh dunia?

Singkat cerita, sejarah Halloween dimulai pada awal tahun Masehi. Halloween adalah tradisi bangsa Celtic (orang Eropa kuno) yang disebut dengan nama festival Samhain yang dirayakan tiap akhir musim panas. Karena diawal bulan November adalah tanda musim dingin segera datang sekaligus momen yang identik dengan peringatan kematian manusia, maka setiap tanggal 31 Oktober dirayakanlah Festival Samhain. Tujuannya yaitu untuk menghormati para roh yang diyakini kembali ke bumi untuk berkomunikasi dengan mereka yang masih hidup di dunia.

Dalam Festival Samhain, orang Celtic mengenakan kostum berupa kepala atau kulit binatang, serta menyalakan api unggun. Mereka juga membakar tanaman dan hewan sebagai bentuk pengorbanan dan persembahan bagi para Dewa. Dengan begitu, diharapkan mampu mengusir roh yang dipercaya akan menyebabkan masalah di bumi dan akan merusak tanaman.

Halloween dikenal dengan sebutan Allhaloween (All Hallows’s Eve, atau All Saints’ Eve) merupakan peringatan untuk menghormati orang-orang kudus atau suci. Festival Halloween berasal dari tradisi Celtic kuno Samhain, ketika orang-orang menyalakan api unggun dan mengenakan konsum khusus untuk mengusir hantu. Tradisi ini terjadi sekitar abad ke-8, di mana perayaan dilaksanakan tanggal 1 November.

Halloween Identik dengan Labu

Mengenal Perayaan Hallowen
Labu Hallowen

Halloween identik dengan buah labu yang diukir menyerupai wajah yang menyeramkan lalu diberikan cahaya berupa lampu yang kerap menghiasi pesta-pesta perayaannya. Labu ini dikenal sebagai Jack O’lantern. Namun apakah kamu tahu dibalik simbol halloween tersebut?

Menurut legenda, Jack O’Lantern dipercaya merupakan suatu arwah yang berkeliaran sembari membawa lentera karena dirinya berhasil menipu iblis agar tidak masuk ke neraka.

Dikutip dari Britannica, perayaan Halloween di dasarkan pada Festival Celtic Samhain yaitu sebuah perayaan kuno yang menandai akhir musim panas dan awal tahun baru pada 1 November.

Di negara Celtic, salah satunya negara Skotlandia dan Irlandia orang yang telah meninggal dikubur. Namun masyarakat akan menggalinya kembali dan mengambil tengkorak jenazah tersebut kemudian meletakannya di dalam sebuah gundukan pemakaman. Dari waktu ke waktu, sejarah menyeramkan di balik tradisi ini semakin luntur dan hilang. Orang-orang tidak menggunakan tengkorak asli melainkan menggunakan lobak yang diukir kemudian memasukkan lilin untuk membakar isinya. Namun saat ini, ukiran labu tersebut dianggap masyarakat merupakan sebuah perayaan keluarga yang menyenangkan, dan bukan berkaitan dengan arwah.

Trick or Treat

Mungkin istilah trick or treat sudah tidak asing kita dengar, apalagi saat hari perayaan Halloween.

Setelah Halloween mulai dikenal, orang-orang Amerika mulai mengenakan kostum dan pergi dari satu rumah ke rumah lain sembari meminta makanan atau uang, yang kemudian disebut trick or treat. Umumnya, treat (makanan) yang diberikan berupa permen dengan bentuk yang lucu-lucu. Selain labu, perayaan Halloween juga kerap diramaikan dengan memakai kostum-kostum seram, serta anak-anak berkeliling untuk meminta permen.

Inspirasi Makanan Khas Halloween

Setiap negara memiliki cara sendiri dalam merayakan Festival Halloween termasuk dalam hal menyajikan makanan khas yang memiliki cita rasa dan keunikannya sendiri. Apa saja makanan khas Halloween tersebut? Berikut ini tujuh makanan khas halloween dari berbagai negara yang perlu Anda ketahui.

Sumber : Pinterest
  • Candy Apple dari Amerika Serikat
    Apple Cake merupakan makanan khas Halloween dari Amerika Serikat yang cukup populer. Hari Halloween yang bertepatan dengan panen apel menjadi alasan kenapa makanan ini dibuat. Apple Cake biasanya disajikan saat pesta malam Halloween dan selalu menjadi incaran anak-anak Hal ini dikarenakan lapisan luar apple cake terbuat dari gula lengket yang diberi tambahan sirup jagung, air, kayu manis, serta pewarna merah. Perpaduan inilah yang menciptakan rasa manis yang disukai anak-anak.
Sumber : Google
  • Bonfire Toffee dari Inggris
    Makanan khas Halloween populer berikutnya adalah Bonfire Toffee yang berasal dari Inggris. Tidak hanya saat Halloween, makanan ini juga biasa disantap saat Guy Fawkes Night. Ciri khas suguhan manis ini adalah tampilan gelap yang membuatnya terlihat seram. Hal ini dikarenakan Bonfire Toffee sendiri terbuat dari treacle hitam,mentega, dan gula yang menghasilkan tampilan luar yang gelap.
Sumber : Google
  • Soul Cakes dari Inggris
    Tidak hanya Bonfire Toffee, pada hari Halloween masyarakat Inggris juga akan membuat Soul Cakes yang terbuat dari jahe, kayu manis, dan pala. Kue ini sudah ada sejak abad pertengahan dan biasanya dibagikan dari pintu ke pintu untuk mendoakan orang yang sudah meninggal.
  • Barmbrack dari Irlandia
    Barmbrack merupakan roti khas Irlandia yang cukup populer dan biasa dijadikan di setiap rumah saat menjelang malam perayaan Halloween. Roti tradisional yang berisikan kismis dan sultana ini memiliki proses pembuatan yang mudah dan cepat. BIsanya sebelum menyantap makanan ini,akan diberikan olesan mentega terlebih dahulu agar terasa lebih lezat.
Sumber : Google
  • Pan Dei Morti dari Italia
    Pan De Muerto merupakan roti tradisional yang biasanya dibuat masyarakat meksiko menjelang Dia de Muertos atau Hari Orang Mati. Uniknya, roti ini akan disantap di samping makam orang yang mereka cintai sebagai anda merayakan hidup mereka Pan De Muerto memiliki bentuk seperti roti gulung dengan rasa yang manis. Namun terkadang roti ini juga dibuat dengan adonan menyerupai tulang pada bagian atas roti.
Sumber : Google
  • Pan De Muerto dari Meksiko
    Pan Dei Morti atau kacang orang mati merupakan makanan khas Italia yang biasa disantap pada tanggal 2 November yang merupakan Commemorazione Dei Defunti atau Hari Semua Jiwa. Makanan berbentuk oval ini memiliki bahan dasar kacang alamon yang sudah dihaluskan serta tambahan kacang pinus, kayu manis, dan kulit lemon.
Sumber : Google
  • Huesos de Santo dari Spanyol
    Makanan khas Halloween terakhir adalah Huesos de Santo yang cukup populer di Spanyol. Makanan yang kerap disebut Tulang Suci ini memiliki bermacam macam isian dan ditutupi dengan sirup. Jika dilihat dari tampilannya, makanan ini terlihat mirip seperti ulat sagu. Namun jika diberi sirup merah maka bentuknya akan menyerupai potongan jari manusia.

Demikian pembahasan tentang perayaan Festival Halloween dan tujuh makanan khas Halloween dari berbagai negara di dunia. Setiap makanan khas ini menyimpan berbagai cerita yang membuat perayaan Halloween menjadi lebih berkesan.

Baca juga : 4 Cara Millenials Menentukan Passion dengan Mudah

Penulis :

Muttyara Kintan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apa itu RuangInspirasi.com ?

X