Senin, November 28

4 Cara Millenials Menentukan Passion

4 Cara Millenial

4-cara-millenial
Sumber : Google

4 Cara Millenial – Masih banyak orang yang merasa kesulitan dalam menentukan passion dalam hidupnya. Apakah kamu salah satunya? Sering kali kita tidak sadar saat sedang menekuni kegiatan yang rutin kita jalankan, namun dengan seiring berjalannya waktu ternyata kita suka dan kegiatan tersebut.

Namun, sebelum membahas lebih lanjut tentang cara menentukan passion. Apakah Anda mengetahui pengertian dari passion? Bagaimana cara menentukan passion? Apa perbedaan passion dengan hobi Oleh karena itu pada artikel ini penulis akan membahas mengenai pengertian passion, cara menemukan passion dan perbedaan passion dengan hobi.

Apa itu Passion?

4 Cara Millenial – Kata Passion itu sendiri di kutip dari Bahasa Inggris. Jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, Passion artinya gairah. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Passion artinya gairah, kegemaran, semangat, nafsu, keinginan besar, kemarahan, kegemasan, emosi, keinginan atau hasrat yang kuat. Bila didefinisikan secara garis besar, Passion adalah energi yang ada dalam diri kita sendiri untuk membuat kita terus maju dan berkembang. Contohnya, keinginan yang kuat untuk menjadi Dokter Anak atau menjadi seorang Petani untuk memajukan sektor pertanian di Indonesia.

Passion itu sendiri dianggap sebagai anugerah dari Maha Sang Pencipta yang ada di dalam diri manusia untuk mempunyai rasa ketertarikan atau minat terhadap suatu bidang tertentu. Ada yang menyebutkan bahwa passion itu merupakan dari tujuan hidup dan panggilan dari hati seseorang.

Dalam Bahasa Jepang, Passion itu sendiri dikenal dengan sebutan Ikigai yang merupakan gabungan dari dua kata yaitu iki (生き) yang berarti kehidupan dan gai (甲斐) yang berarti nilai. Jadi dapat diartikan bahwa Ikigai adalah cara menemukan kebahagiaan dalam hidup melalui tujuan yang ada.

Bagaimana Cara Menemukan Passion?

4 Cara Millenial – Dengan memiliki passion, tujuan hidupmu akan terbentuk. Apalagi jika kamu menjadikan passion tersebut sebagai sumber pendapatan dan kamu akan lebih menikmati setiap prosesnya yang kamu jalani.

Namun, tidak sedikit orang yang masih belum menemukan passionnya bahkan setelah usianya cukup dewasa. Banyak dari mereka yang sudah berusia 20 atau 30 tahun merasa khawatir dan bimbang ketika belum juga menemukan passion dalam hidupnya. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa seseorang bisa mengalami quarter life crisis.

Lantas, bagaimana cara menemukan passion? Berikut ini menjadi panduan kamu untuk dapat menemukan passion dengan mudah.

  1. Mencoba mencari kegiatan baru
    Cari tahu kegiatan apa yang sedang dibicarakan oleh banyak orang dan membuatmu bersemangat untuk melakukan kegiatan tersebut. Selain itu, saat kamu melakukannya kamu akan merasa menikmati setiap proses dan waktu selama kamu menjalani kegiatan tersebut. Bila kamu sudah menemukan jawabannya, bisa jadi inilah passion yang kamu cari. Hal ini bisa berupa apa saja, mulai dari fotografi, merangkai bunga, menulis, memasak, atau berkebun.
  2. Mencari tahu kelebihan atau bakat dalam diri
    Coba tanyakan kepada diri sendiri, apa keahlian atau bakat yang kamu miliki dan kamu senangi. Kamu bisa mencari tahu dengan cara mempraktikkan keahlian yang dimiliki tersebut. Bila kamu suka melakukannya, tetapi menurutmu hasilnya tidak begitu bagus, coba cari pendapat atau penilaian orang lain. Bila ternyata kamu mendapat pujian dari hasil karyamu, bisa jadi itulah passion yang kamu miliki, hanya saja kamu tidak menyadarinya.
  3. Mengikuti lomba yang berkaitan dengan passion
    Untuk dapat berkembang kita membutuhkan sebuah tantangan. Salah satunya yaitu dengan mengikuti lomba. Hal ini akan memicumu untuk merasa lebih tertantang dan berusaha dalam mencapai posisi terbaik. Yang awalnya pengetahuanmu hanya sedikit, tetapi karena di desakan keinginan untuk dapat menjadi juara, maka kamu memaksa dirimu untuk dapat berkembang dan memahami semuanya.
  4. Mengikuti Komunitas
    Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan minatmu. Ini sangat bermanfaat jika ingin bertukar pikiran atau sekedar konsultasi masalah yang sedang kamu hadapi seputar passion tersebut. Hal ini tak terlepas dari kodrat manusia yang selalu membutuhkan satu sama lain. Sebab terkadang kamu mengetahui apa yang tidak diketahui temanmu dan begitu pun sebaliknya. Disini terjadi hubungan mutualisme. Dimana kamu dan temanmu saling memengaruhi untuk terus berkembang

Passion vs Hobi

4 Cara Millenial – Passion adalah hal dapat yang disukai, membuat antusias dan memberikan rasa bahagia. Sekaligus juga memberikan dampak untuk orang lain. Sedangkan hobi itu sendiri adalah hal yang disukai, tetapi tak selalu memberi manfaat bagi orang lain.

Contohnya adalah bernyanyi, bisa jadi sebuah hobi jika dilakukan terus menerus, disebut hobi jika hanya menyanyi tanpa memperhatikan teknik atau belajar lebih dalam. Sedangkan passion, seseorang tersebut akan belajar lebih dalam tentang menyanyi.

Hal penting yang perlu diingat bahwa passion bukan berarti kamu harus mahir atau menghasilkan uang dari kegiatan tersebut, melainkan sesuatu yang dapat kamu nikmati dan antusias saat melakukannya. Ada kalanya kita perlu mendengarkan suara hati dan tidak perlu menanggapi komentar atau penilaian dari orang lain.

Namun, ketika kamu sudah menemukan passion dalam hidupmu, bukan berarti kamu bisa merasa senang atau lega. Hal ini karena passion pada dasarnya bisa saja berubah, seiring perjalanan dan pengalaman hidup yang kamu lalui.

Pencarian passion dalam hidup tidaklah mudah dan membutuhkan refleksi diri yang mendalam. Jika kamu membutuhkan bantuan untuk menemukan passion-mu atau seseorang untuk berdiskusi terkait passion yang kamu miliki, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog.

Demikian penjelasan tentang arti, contoh, dan cara menemukan passion.

Baca Juga Mengenai : Kisah Inspiratif Penjual Tempe

Penulis :

Muttyara Kintan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apa itu RuangInspirasi.com ?

X