Senin, November 28

KISAH 1 PORANG PAK PAIDI

KISAH 1 PORANG PAK PAIDI adalah seseorang yang mengubah pola menanam porang sehingga bisa lebih cepat dipanen. Dengan begitu akan lebih menguntungkan para petani yang menanamnya khususnya di pedesaan.

Miliarder ini atau di sebut Paidi yang tinggal Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun saat ini menjadi inpirasi banyak petani yang ingin membudidayakan umbi porang. Para petani ingin memgikuti yang dilakukan mantan pemulung itu sehingga sukses membudidayakan umbi porang.

Menurut pak Paidi, porang merupakan tanaman penghasil umbi yang biasa tumbuh di kawasan hutan. Porang di alamnya tumbuh liar di bawah rindangnya pohon lain. Dan hal Itu yang membuat porang lama untuk bisa dipanen. Bisa dua hingga tiga tahun bahkan lebih.

Dari Idenya ini membuat lapangan pekerjaan untuk lingkungan sekitar, banyak masyarakat yang mulai ikut bekerja untuk mebudidayakan porang ini, selain untuk bekerja masyarakat juga ingin melakukannya mandiri hal ini tidak membuat Paidi, perlu di ketahui pak Paidi ini menghasilkan produk yaitu Beras porang.

Pak paidi ini yang awalnya hanya menghasilkan 9 Ton dalam 1 hektar sekarang bisa menghasilkan 70 ton dalam 1 hektar, karena pesatnya yang di hasilkan pak paidi sampai memberangkatkan umroh para pekerjanya, perlu di ketahui porang ini di ekspor kebeberapa negara seperti jepang, taiwan, dan korea.

Paidi menyimpulkan bahwa porang mempunyai potensi besar untuk dibudidayakan dan dipasarkan. Ia mendatangi petani porang dimana saja, dan membelinya. Setelah itu Porang yang sudah dibeli, dilakukan proses penjemuran sampai kering, yang selanjutnya dijual kembali dengan harga yang cukup tinggi kenegara tetangga maupun kedalam negeri. karena ia mencari bibit porang dipinggiran desa. Porang yang ditemui banyak yang tidak terawat.  Ia bertekad untuk menanam serta mengembangkannya di rumahnya, di desa Kepel.

Tak sampai disitu ia yang awalnya tidak mengerti internet, lalu belajar sehingga menemukan revolusi pola tanam baru sampai sampai petani bisa mendapatkan keuntungan 800n juta perhektar. ia juga selalu konsisten untuk membuat desanya semakin terus berkembang.

pak jokowi melihat potensial terhadap komuditas ini menjanjikan sehingga bisa menjadi penggerak mesin ekonomi nasional sekaligus meningjatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

bahkan kepala desa kapel sungkono menyatakan, 85 persen warga desa kapel menanam porang bahkan tahun lalu penjualan porang tembus sampai Rp 4 milliar, warga mendapat keuntungan 110 juta seluas 1 hektar.

sampai saat ini umbi porang akan selalu manjadi komuditas penting bagi desa kapel, tidak hanya itu saat ini porang selalu menjadi komuditas penting di desa kapel.

perusaahan yang di jalanai pak paidi ini

Baca artike : KIsah inpiratif Ellon Musk 

Penulis : Aditya Anugrah Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apa itu RuangInspirasi.com ?

X