Donald Pandiangan, Inilah si “Robin Hood” RI yang ada di Google Doodle 2022.

Donald Pandiangan, Inilah si “Robin Hood” RI yang ada di Google Doodle 2022.
Foto : Tangkapan Layar Google

Dilansir dari Google – Google hari ini menampilkan Donald Pandiangan dengan salah satu gambarnya menampilkan olah raga panah. Lalu siapakah sosok yang jadi Google Doodle hari ini?

Kendati namanya jarang terdengar, ternyata Donald Pandiangan adalah legenda dalam cabang olahraga panahan.

Ia tercatat meraih  medali Olimpiade pertama Indonesia. Tak hanya itu, dia juga tercatat mengoleksi puluhan medali emas. Dalam keterangannya, Google menuliskan Donald merupakan pemanah tanah air. Dia memiliki julukan Robin Hood of Indonesia.

Donald yang bercita-cita sebagai insinyur pernah bekerja di perusahaan transportasi. Di sanalah, Google mencatat sang Robin Hood menerima hadiah set panahan.

“Meski memulainya di usia 25 tahun, Pandiangan jatuh cinta dengan olahraga tersebut dan berlatih tanpa lelah,” tulis Google, dikutip Senin (12/12/2022).

Pria bernama lengkap Donald Djatunas Pandiangan itu lahir di Sidikalang, Sumatera Utara, 12 Desember 1945.

Namanya melambung dalam dunia olahraga karena dia berhasil meraih emas di SEA Games secara berturut-turut mulai dari tahun 1977 hingga 1987. Kendati demikian, ternyata Donald baru menekuni olahraga panahan pada usia 25 tahun. Prestasi bergengsi pertama yang dia raih adalah juara pertama di Pekan Olahraga Nasional (PON) VIII 1973 di Surabaya.

Haus dengan juara, kemudian beliau berhasil membuktikan dengan memecahkan rekor dunia di nomor Recurve 70m pada PON IZ 1977 di Jakarta. Kemudian puncak karirnya yaitu di SEA Games yang berhasil menjadi juara secara berturut-turut mulai dari tahun 1977 hingga 1987.

Harusnya pada 1980, Donald mengikuti kompetisi Olimpiade Musim Panas di Moskwa. Namun ia tidak hadir karena Indoensia memboikot acara itu. Selanjutnya pada 1988, Donald melatih atlet panahan wanita yang kemudian berkompetisi di Olimpiadi Musim Panas 1988 di Seoul, Korea Selatan.

Di antara altet yang dilatih oleh Donald adalah Kusuma Wardhani, Nurfitriyana Saiman, dan Lilies Handayani.

Google

Beberapa tahun kemudian, dia mulai melatih tim panahan wanita untuk Olimpiade Musim Panas 1988 di Seoul. Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, dan Kusuma Wardhani meraih medali perak — yang pertama dalam sejarah Indonesia.

Trio pemanah Indonesia (dari kiri) Lilies Handayani, Nurfitriyana dan Kusuma Wardhani meraihkan untuk pertama kalinya medali bagi Indonesia dalam 36 tahun keikutsertaan negeri ini di Olimpiade sejak Olimpiade Helshinki 1952. Indonesia meraih perak di Olimpiade Seoul 1988 di bawah Korea Selatan. Kompas

Berikut adalah Prestasi dari Sang Robin Hood RI

SEA Games 1977 :

  • Medali emas individual recurve
  • Medali emas individual recurve 30 meter
  • Medali emas individual recurve 50 meter
  • Medali emas team recurve

SEA Games 1979 :

  • Medali emas individual recurve
  • Medali emas individual recurve 30 meter
  • Medali emas individual recurve 50 meter
  • Medali emas individual recurve 70 meter
  • Medali emas individual recurve 90 meter
  • Medali emas team recurve

SEA Games 1981 :

  • Medali emas individual recurve
  • Medali emas individual recurve 30 meter
  • Medali emas individual recurve 50 meter
  • Medali emas individual recurve 70 meter
  • Medali emas individual recurve 90 meter
  • Medali emas team recurve

SEA Games 1983 :

  • Medali emas individual recurve
  • Medali emas individual recurve 50 meter
  • Medali emas individual recurve 90 meter
  • Medali emas team recurve

SEA Games 1985 :

  • Medali emas team recurve

SEA Games 1987 :

  • Medali emas team recurve Kejuaraan Dunia di Canberra, Australia 12 besar

Asian Games 1978 :

  • Medali perunggu team recurve Olimpiade Seoul 1988 (pelatih) Medali perak (tim putri). 

Google

Hubungan Donald Pandiangan dengan Nurfitriyana Saiman

Donald Pandiangan sebenarnya telah menikah dengan Paulina Saune dan diberkahi anak.

Adapun hubungan antara Donald Pandiangan dan Nurfitriyana Saiman adalah murid dan guru.

Donald berhasil membawa Nurfitriyana Saiman dalam trio Srikandi Indonesia bersama Lilies Handayani dan Kusuma Wardhani) meraih medali perak Olimpiade Seoul 1988.

Prestasi ini merupakan medali pertama bagi Indonesia sepanjang sejarah partisipasinya dalam Olimpiade.

Donald Pandiangan meninggal di usia 63 tahun, pada 20 Agustus 2008 silam. Donald Pandiangan meninggal dunia setelah dirawat selama tiga hari di RS Cikini Jakarta karena menderita stroke.

Namun namanya akan selalu di kenang dalam dunia olahraga

Baca Juga : 6 Jenis Skin care dan Fungsi nya Masing-Masing

Penulis :

Bee

One thought on “Donald Pandiangan, Inilah si “Robin Hood” RI yang ada di Google Doodle 2022.

Tinggalkan Balasan